Komputerku kena VIRUS…!!! hmm…begitulah pengguna windows selalu mengeluh hampir tiap saat, apakah anda termasuk pengguna windows..????? (saya pengguna windows juga lo..he..he..). Perkembangan virus dewasa ini sangat lah fantastis, apalagi nama-nama virus wuih..kayak bintang film aja, cepet banget terkenal, mungkin anda pernah dengar dengan nama Brontok, Kangen, Presiden, Love, Visual Basic Killer, etc.

Baru-baru ini labtop saya juga di serang virus, namanya My_Sexy (hot banget namanya) padahal saya tidak mengaktifkan file virus tersebut, setelah saya selidiki rupanya virus tersebut memakai perintah Autorun yang di hidden untuk mengaktifkan virus tanpa harus di klik.

Sebenarnya virus My Sexy tersebut terdapat 3 file yaitu Autorun, My Sexy dan My_Heart, tapi yang keliatan cuma file My Sexy, yang lainnya di hidden :

Salah satu cara yang cukup sering dipergunakan oleh virus (lokal kebanyakan) adalah dengan memanfaatkan auto run yang dimiliki oleh Windows. Dengan autorun, ketika kita menancapkan flashdisk kita di port USB PC/Laptop, langsung otomatis memunculkan pilihan menu untuk explore, atau run, atau pilihan yang lain. Terkadang virus menyamarkan bentuk ikon seakan-akan explorer padahal sebenarnya kalau diklik, dia akan mengaktivasi virus yang bersarang di flashdisk tersebut.

Autorun yang dibuat oleh Virus My Sexy

Hhhm….jadi sebelum komputer di serang virus alangkah baiknya kita perlu mencegah duluan, seperti kata dokter “Mencegah lebih baik daripada mengobati”. Banyangi aja kalo sudah kena virus, komputer mati secara tiba-tiba alias restart, hang, program aplikasi tidak bisa di buka, anti virus di blog. Kalo gk sanggup mikir lagi pasti anda memilih sortcut alias jalan pintas atawa Install ulang windows-a. Demi menghindarkan diri dari berjalannya virus akibat fitur Autorun tadi. Lantas bagaimana cara mematikannya/disable? Cukup mudah, bahkan bagi pemula, tapi bagi para pemula yang masih level pemula sekaliiiii…mohon didampingi seseorang yang sedikit mengerti tentang WindowsXP…he..he..

  1. Klik Start – Run – ketik regedit, Enter atau tekan tombol Windows + R

  2. Pilih HKCU (HKEY_CURRENT_USER)

  3. Pilih Software

  4. Pilih Microsoft

  5. Pilih Windows

  6. Pilih CurrentVersion

  7. Pilih Policies

  8. Pilih Explorer

  9. Set NoDriveTypeAutoRun menjadi 0

  10. Kemudian Restart Windows

Selain pilihan di atas masih ada cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan software Tweak UI, kalo blom ada silakan dowload disini

  1. Instal TW sampai Finish

  2. Klik Start > Program > Powertoy for Windows XP

  3. Pilih My Computer > AutoPlay > Drives > hilangkan tanda centang drive yang diinginkan

  4. Klik Apply kemudian klik ok

  5. Restart komputer anda

Namun cara-cara diatas tidak begitu efektif, mengingat masih banyak orang yang memakai Autoplay dengan alasan lebih mudah dalam membuka Flas or CD. Supaya dapat mengetahui adanya penularan virus pada flash disk, tempatkan terlebih dahulu file autorun.inf dalam Flash sebelum virus menggunakannya. Autorun ini berfungsi untuk mendeteksi penularan virus pada flash disk.

Cara membuat file Autorun untuk mendeteksi VIRUS adalah sebagai berikut :
1. Buka Program Notepad
2. Ketiklah perintah berikut :
[autorun]
icon=naruto.ico
label=nanggroe

Label menunjukkan nama Flash kita, diisi sesuai dengan keinginan berdasarkan nama flash, begitu pula Icon adalah file icon yang ingin ditampilkan dan sesuai dengan ico yang kita punya

3. Save As dengan File Name : autorun.inf Save Type As : All Files

4. Simpanlah di root (luar direktori) Flashdisk

5. Ubah attribut file autorun.inf menjadi readme, hidden, dan archieve, caranya dengan klik kanan pada nama file autorun.inf, lalu pilih PROPERTIES, lalu centanglah tulisan read only, hidden dan archieve. SETTING ATTRIBUT INI PENTING!!!

6. Alat deteksi Virus sudah jadi, sekarang tinggal melakukan ujicoba. Restart komputer anda, lalu tancapkan UFD yang telah berisi autorun.inf. Simbol icon dan label pada flash disk akan berubah sesuai dengan apa yang telah kita setting.

Cara kerja alat deteksi Virus ini?
Cara kerjanya sangat sederhana. Jika ada file autorun.inf lain yang akan masuk ke UFD, maka sistem komputer akan mengeluarkan peringatan bahwa file akan ditimpa sebagai berikut :

Jawablah dengan NO, agar file autorun.inf tidak ditimpa dengan yang baru. Tanda lain dari berubahnya autorun.inf adalah icon pada drive akan berubah dengan sendirinya (tidak sesuai dengan apa yang kita setting). Inilah fungsi deteksi dini sebenarnya, yaitu jika peringatan tersebut muncul, kita mesti berhati-hati karena kemungkinan adanya penyusupan yang dilakukan oleh virus.

Keterbatasan alat Deteksi Virus ini :
1. Jika user menjawab YES pada peringatan replace file, maka autorun.inf akan tergantikan dengan autorun.inf yang dibuat oleh virus.

2. Mungkin pembuat virus melakukan suatu rekayasa sosial sehingga tidak nampak mengganti autorun.inf seiring dengan perkembangan virus yang makin canggih.

3. Bekerja pada OS/sistem operasi Windows

selamat mencoba, jangan lupa Update terus Antivirus anda dengan update terbaru. Kalo takut virus menyerang PC/Labtop anda, usahakan komputer-a jangan pernah dimasukan Flash en CD or jangan pernah dihubungkan ke internet….APAKAH MUNGKIN?????? hari gini???